Gubernur Jateng Mengukuhkan KOMPAK API
Gubernur Jateng Mengukuhkan KOMPAK API
Pengukuhan Komunitas Penyuluh Anti Korupsi dan Ahli Penggerak Integritas (KOMPAK API) Provinsi Jawa Tengah dan Bimtek Tim Penilai Desa Anti Korupsi di Ghradhika Bakti Praja, Senin (7/8/2023). Acara dihadiri para Bupati, Inspektur, Kadis PMD dan Kadis Kominfo se Jawa Tengah, dan OPD Provinsi terkait lainnya.
Pengukuhan dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar Pranowo yang akan mengakhiri jabatan Gubernur 5 September mendatang, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberadaan komunitas penyuluh Anti korupsi ini dalam mengawal komitmen dan budaya anti korupsi di lingkungan birokrasi di Jawa Tengah.
Komitmen dan integritas harus dikawal dan ditumbuh-kembangkan, hingga akhir pengabdian kita. Karena praktek korupsi, menurut Gubernur, dapat menggelincirkan seseorang dari masa pengabdiannya yang panjang dan baik. "Ingatlah Bakir, seorang tokoh fiktif dalam novel "Korupsi" karya Pramoedya Ananta Toer. Bakir dikisahkan di akhir pengabdiannya justru tergelincir dalam praktek-praktek korupsi hingga mengantarkan ke penjara dan mengakhiri masa pengabdiannya sebagai seorang koruptor"
Bagian kedua acara ini adalah Bimtek Penilai Desa Anti korupsi dengan dua narasumber dari KPK. Pada bagian ini dibahas bahaya gratifikasi dalam jabatan.
Keseluruhan bimtek diakhiri dengan pembahasan tugas penilai dan mekanisme penilaian desa Anti korupsi. Serta praktik penilaian individu dan penilaian bersama tim dengan menggunakan lembar spread-sheet.
