Berita

Inspektorat Kab Kebumen melakukan Telaah Sejawat ke Inspektorat Kab Purbalingga
Berita Terbaru , @ 08/05/2018 10:06:04
PKPT 2018
Agenda Kegiatan , @ 01/02/2018 08:56:40
Inspektorat Kab Banjarnegara melakukan Telaah Sejawat ke Inspektorat Kab Kebumen
Berita Terbaru , @ 24/04/2018 14:54:14
Kolaborasi Nasional Tunas Integritas I Tahun 2018
Berita Terbaru , @ 21/03/2018 11:10:33

Polling

Bagaimanakah pelayanan Inspektorat Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

Kolaborasi Nasional Tunas Integritas I Tahun 2018

Berita Terbaru 21 Maret 2018 11:10:33 WIB Administrator dibaca 53 kali

Plt. Inspektorat ProvinsiJawa Tengah, Siswo Lsksono mewakili Plt.Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko secara resmi membuka Kolaborasi Nasional Tunas Integritas (KNTI) I tahun 2018 yang berlangsung mulai hari ini, Selasa (20/3) hingga Kamis (22/3) 2018 di Hotel Mexolie, Jl. Merak II No.8 Kebumen Jawa Tengah.

Siswo dalam membacakan sambutan tertulis Plt.Gubernur mengatakan, integritas menjadi salah satu kunci penting dalam menangkal korupsi yang telah menjadi musuh bersama. Budaya integritas harus menjadi karakter bangsa dan menjadi identitas sumber daya manusia Indonesia.

"Saat ini sudah ada 150 dari kementerian, lembaga, organisasi dan pemerintah daerah yang bergabung dalam pembangunan budaya integritas. Sehingga semakin kuat dorongan untuk mengembangkan jaringan strategis pembangunan integritas nasional. Karena itu, sangat penting forum kolaborasi nasional tunas integritas diselenggarakan. Forum ini tak sekadar ajang diskusi, bertukar pikiran, akan tetapi juga diharapkan dapat menghasilkan berbagai keputusan yang memberi dampak nyata bagi pembangunan budaya integritas," papar Siswo.

Siswo menegaskan, persoalan korupsi menjadi pekerjaan rumah dan musuh bersama. Perlawanan terhadap korupsi harus terus digaungkan. "Dalam catatan KPK angka korupsi di Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan. Karena memang ada beberapa pos yang rawan untuk melakukan tindak korupsi seperti di perencanaan anggaran, bantuan keuangan hibah dan bantuan sosial, pajak dan retribusi daerah, pengadaan barang dan jasa serta indikasi jual beli jabatan," jelas Siswo.

Siswo mengungkapkan, pada tahun 2016 jumlah kegiatan penyelidikan KPK terhadap korupsi mencapai 51, 46 penyidikan, 30 penuntutan dan 42 eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum. "Kasus korupsi pada tahun 2017 meningkat dibanding 2016. Tahun 2017 telah dilakukan penyelidikan sebanyak 114 kasus, dan 94 telah dilakukan penuntutan," ungkap Siswo.

Sementara pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kebumen KH.Yazid Mahfud dalam membacakan laporan kegiatan menyebutkan KNTI merupakan tindak lanjut dari kegiatan rembug nasional. KNTI sejatinya juga untuk membangun budaya integrasi di setiap instansi pemerintah maupun non pemerintah, lembaga serta organisasi lainnya guna mewujudkan pembangunan nasional yang terintegrasi.

Sumber : http://www.kebumenkab.go.id/index.php/public/news/detail/5405